Kamis, 14 Februari 2013

Proposal Olimpiade MIPA KKM Celak Tahun 2013






PANITIA OLIMPIADE MIPA DAN PAI
TINGKAT KKM IV MTSN CELAK
TAHUN 2013



Panitia Pelaksana,
Ketua panitia,


Drs. Yusron
NIP 196805081996031001
Sekretaris,


Misbah Musmiran, S.Ag



Mengetahui,
Ketua KKM IV MTs Celak,


Toha Nurdin, S.Pd,MM.
NIP.196806061994031005




A. Latar belakang
Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat. Setiap manusia membutuhkan pendidikan kapanpun dan dimanapun mereka berada. Pendidikan sangat penting artinya, tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang bahkan terbelakang. Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, di samping memiliki budi pekerti yang luhur dan moral yang baik.
Tujuan pendidikan yang diharapkan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Pendidikan harus mampu mempersiapkan warga negara agar dapat berperan aktif dalam seluruh lapangan kehidupan, cerdas, aktif, kreatif, terampil, jujur, berdisiplin dan bermoral tinggi, demokratis, dan toleran dengan mengutamakan persatuan bangsa dan bukannya perpecahan. (UU. SPN No. 20 Tahun 2003).
Empat pilar pendidikan sekarang dan masa depan yang dicanangkan oleh UNESCO yang dikembangkan oleh lembaga pendidikan formal, yaitu: (1) learning to know (belajar untuk mengetahui), (2) learning to do (belajar untuk melakukan sesuatu) dalam hal ini kita dituntut untuk terampil dalam melakukan sesuatu, (3) learning to be (belajar untuk menjadi seseorang), dan (4) learning to live together (belajar untuk menjalani kehidupan bersama.
Dalam rangka merealisasikan `learning to know`, Guru seyogyanya berfungsi sebagai pasilitator. Di samping itu guru dituntut untuk dapat berperan sebagai teman sejawat dalam berdialog dengan siswa dalam mengembangkan penguasaan pengetahuan maupun ilmu tertentu.
Learning to do (belajar untuk melakukan sesuatu) akan bisa berjalan jika sekolah memfasilitasi siswa untuk mengaktualisasikan keterampilan yang dimilikinya, serta bakat dan minatnya. Walaupun bakat dan minat anak banyak dipengaruhi unsur keturunan namun tumbuh berkembangnya bakat dan minat tergantung pada lingkungannya. Dengan bakat dan minat anak tersebut akan terbentuk suatu keterampilan. Keterampilan dapat digunakan untuk menopang kehidupan seseorang bahkan keterampilan lebih dominan daripada penguasaan pengetahuan dalam mendukung keberhasilan kehidupan seseorang.
Learning to be (belajar untuk menjadi seseorang) erat hubungannya dengan bakat dan minat, perkembangan fisik dan kejiwaan, tipologi pribadi anak serta kondisi lingkungannya. Bagi anak yang agresif, proses pengembangan diri akan berjalan bila diberi kesempatan cukup luas untuk berkreasi. Sebaliknya bagi anak yang pasif, peran guru sebagai pengarah sekaligus fasilitator sangat dibutuhkan untuk pengembangan diri siswa secara maksimal. Pendidikan yang diterapkan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau kebutuhan dari daerah tempat dilangsungkan pendidikan. Unsur muatan lokal yang dikembangkan harus sesuai dengan kebutuhan daerah setempat.
Kebiasaan hidup bersama, saling menghargai, terbuka, memberi dan menerima (take and give), perlu ditumbuhkembangkan. Kondisi seperti ini memungkinkan terjadinya proses "learning to live together" (belajar untuk menjalani kehidupan bersama). Penerapan pilar keempat ini dirasakan makin penting dalam era globalisasi/era persaingan global. Perlu pemupukkan sikap saling pengertian antar ras, suku, dan agama agar tidak menimbulkan berbagai pertentangan yang bersumber pada hal-hal tersebut.
Dengan demikian, tuntutan pendidikan sekarang dan masa depan harus diarahkan pada peningkatan kualitas kemampuan intelektual dan profesional serta sikap, kepribadian dan moral manusia Indonesia pada umumnya.
Banyak cara yang sudah ditempuh oleh pemerintah maupun instansi-instansi di Indonesia untuk mewujudkan sumber daya manusia Indonesia dengan kemampuan intelektual yang dapat bersaing dengan daerah bahkan dengan negara lain, salah satunya dengan diadakannya olimpiade baik dari tingkat SD/MI, SMP-MTS, SMA/MA bahkan sampai tingkat mahasiswa. Namun terkadang yang bisa menikmati kegiatan olimpiade tersebut hanya sekolah-sekolah tertentu saja. Hal tersebut disebabkan masih kurangnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah mengenai kegiatan tersebut serta faktor dari sekolah itu sendiri yag masih memiliki rasa minder untuk bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Terutama sekolah-sekolah yang berada di daerah atau pelosok. Hal ini terbukti dengan belum adanya delegasi khususnya dari KKM IV MTSN Celak yang bisa berprestasi di tingkat propinsi atau nasional.
Upaya peningkatan mutu pendidikan merupakan suatu kegiatan yang tidak pernah lepas dari perhatian Kita semua , oleh karena itu perlu adanya strategi yang tepat untuk melaksanakannya . salah satu program yang akan dilaksanakan oleh KKM IV MTsn Celak adalah mengadakan olimpiade MIPA dan PAI yang merupakan seleksi di tingkat KKM IV untuk mencari siswa-siswa yang berprestasi yang bisa berprestasi baik di tingkat wilayah ataupun di tingkat nasional.
Landasan dari kegiatan Olympiade MIPA dan PAI ini adalah :
1. Undang-undang No. 20 tahun 2003 tetang Sistem Pendidikan Nasioanal
2. Visi dan Misi Kemenag;
3. Visi dan Misi KKM IV MTsN Celak;
4. Keputusan rapat KKM MTsN Celak tanggal 6 Februari 2013

B. Nama dan Tema Kegiatan
Adapun nama kegiatan ini adalah Olimpade MIPA dan PAI Tingkat Siswa/Siswi MTs se-KKM IV MTsN Celak dengan tema “Mengintegrasikan Intelektualitas dan Kolektifitas Menuju Generasi yang Beriman dan Berdaya Saing”.

C. Tujuan Kegiatan
Secara umum tujuan dari kegiatan Olympiade ini adalah:
1. Meningkatkan mutu Siswa/Siswi MTs se- KKM IV MTsN Celak;
2. Memotivasi Siswa/Siswi dalam menekuni dan mengembangkan MIPA dan PAI;
3. Terciptanya Siswa/Siswi yang kreatif, inovatif dan produktif dalam mengembangkan potensi pribadi dan peka terhadap perkembangan zaman.
4. Membentuk generasi muda yang bermental kompetitif dan berorientasi ilmiah serta berpandangan jauh ke depan.
5. Menumbuhkan minat dan motivasi berlomba untuk berprestasi khususnya dalam mata pelajaran MIPA dan PAI

D. Target
Target yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan ini adalah :
1. Meningkatnya kreatifitas dan produktifitas Siswa/Siswi se-KKM IV MTsN Celak;
2. Terbentuknya kader–kader generasi penerus yang berkompeten dalam mengembangkan MIPA dan PAI;
3. Tercapainya kompetisi dan kompetensi yang universal.


E. Waktu dan Tempat
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2013, yang bertempat di MTs Cicangkang Girang Desa Cicangkang Girang Kecamatan Sindangkerta.

G. Jenis Kegiatan
Kegiatan Olympiade ini akan dilaksanakan I (satu) tahap untuk siswa/siswi MTs se-KKM IV MTsN Celak dan Juara 1 masing-masing bidang studi menjadi perwakilan dari KKM IV untuk berlomba di tingkat Kabupaten.
H. Peserta kegiatan
Para peserta Olympiade ini berasal dari Siswa/Siswi MTs se- KKM IV MTsN Celak dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Masing-masing MTs hanya mengirimkan satu orang siswa untuk tiap-tiap bidang studi bisa putra atau putri
1. Untuk Bidang Studi Matematika, Fisika dan Biologi hanya siswa dari kelas VII atau kelas VIII, sedangkan untuk bidang studi PAI bisa dari kelas IX.
2. Masing-masing MTs mendaftarkan calon peserta olimpiade kepada panitia mulai tanggal 13 s/d 15 Februari 2013 dengan kelengkapan sebagai berikut :
a. Foto kopi Raport
b. Photo ukuran 3 x 4 warna, latar merah sebanyak 4 lembar
c. Surat keterangan dari Kepala MTs yang menyatakan siswa sebagai siswa
madrasah bersangkutan
I. Panitia Kegiatan
Panitia pelaksanaan terdiri dari pengurus anggota KKM IV yang telah disepakati pada rapat KKM tanggal 6 Februari 2013 dengan susunan panitia :
Penanggung jawab : Ketua KKM IV MTsN Celak
Ketua : Drs. Yusron
Wakil Ketua : Usman, S.Ag.
Sekretaris 1 : Misbah Musmiran, S.Ag.
Sekretaris 2 : Muhamad Ridwan, S.Ag
Bendhara 1 : Neulis, S.Ag
Bendahara 2 : Dra. Ai Suniawati
Anggota : seluruh Kepala MTs se-KKM IV MTsN Celak
J. Anggaran Biaya

1. Rencana Pemasukan
Dari tiap-tiap MTs diwajibkan untuk membayar Rp 625.000,00
Jumlah MTs se KKM IV 32 X Rp 625.000 = Rp 20.000.000,00

2. Rencana Pengeluaran
No Uraian Volume Jumlah Harga Satuan Jumlah
1 Naskah 128 4 10.000 5.120.000
2 Konsumsi 1 224 12.500 2.800.000
3 Insentif Pengawas 1 8 100.000 800.000
4 ATK 1 1 2.000.000 2.000.000
5 Operasional Panitia 1 1 2.500.000 2.500.000
6 Bayar ke Kabupaten 1 1 4.500.000 4.500.000
7 Biaya tak terduga 1 1 2.280.000 2.280.000
Jumlah Total 20.000.000

K. Penutup
Demikian Program Kerja ini kami buat sebagai bahan acuan dalam membantu mensukseskan kegiatan yang kami adakan. Harapan kami, kegiatan Olimpiade MIPA dan PAI antar MTs se-KKM IV MTsN Celak dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Tentunya kegiatan ini tidak akan tercapai tanpa adanya bantuan semua pihak, baik bantuan moril maupun finansial. Atas bantuan dan kerjasama bapak/ibu kami sampaikan terima kasih. Semoga apa yang menjadi niat baik kita bersama ini, dicatat sebagai amal ibadah dan diterima disisi Allah SWT. Amin.

Bandung Barat, 7 Februari 2013
Panitia Pelaksana,
Ketua panitia,




Drs. Yusron
NIP 1968050819960310 Sekretaris,


Misbah Musmiran, S.Ag

Lampiran


SCHEDULE ACARA
KEGIATAN OLYMPIADE MIPA DAN PAI
TINGKAT SISWA/SISWI MTS SE-KKM IV MTSN CELAK
16 FEBRUARI 2013
No Hari/Tanggal Waktu Acara Jenis Kegiatan Tempat acara Keterangan
1 Rabu, 13 Februari 2013 s/d Jumat, 15 Februari 2013 08.00-14.00 Penerimaan pendaftaran MTs N Celak dan MTs Cicangkang Girang panitia
3 Sabtu, 16 Februari 2013 08.00-14.00 Pelaksanaan Olimpade MIPA dan PAI se-KKM IV MTsN Celak MTs Cicangkang Girang
Panitia + Peserta


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar